Tanahku Kota Tumbal
Morowali, tanah udik, dan terbelakang dibenak kawan Kota. Sungguh. Hari ini udik itu telah pergi, dan yang terbelakang telah lari pun pindah menjadi yang terdepan, tanahku menjelma menjadi kota industri yang nyata. Tanah yang menjadi sumber hidup, bagi negeri merah putih. Tanah yang menjadi separuh nafas pemimpin negeri yang juga mencari hidup. Dok. Banjir Jl. Trans Sulawesi Sumber : Photo Amatir (Google) Kawasan Industri IMIP Sumber : kabarselebes.id Sematan udik dan terbelakang tak lagi pantas, cemooh telah menjadi pujian. Bangga? Ia tentu.. namun ditengah perkembangan yang pesat, pembangunan yang meruak. Alam kami meriuk, anak negeri terpelajar berubah goblok, Tanahku dilubangi, hutanku digunduli, gunungku dikeruk oleh pencari hidup terpelajar dan asing, budaya kami digerus yang berujung pada porak poranda sosial. Kini tanah negeriku dikenali dunia, tanah kaya nekel, biji besi, pasir kerom, magnet dan isi perut bumi lainnya. Lautanku adalah saksi hilir mudik besi me...